Nama : Muamaroh
NIM : 11170510000144
UTS Bahasa Jurnalistik KPI/C
SOAL PERTAMA
EDITAN
PT Sulam Sutera Tbk berhasil
memperoleh kebanggaan yang menorehkan kehebatan perusahaan dengan
sejumlah prestasi dalam ajang Anugerah Pemerintah pada tahun 2019. Dalam gelaran Anugerah
Pemerintah ke-8 tersebut, Sulam Sutera dianggap
mampu berhasil meraih penghargaan The Best Kinerja. Penghargaan ini
diraih berkat pelaksanaan tata kelola perusahaan yang dinilai sudah sangat
ok dalam tata kelolanya, mencatatkan kinerja gemilang, sekaligus
mampu bersaing di skala nasional dan global.
"Penghargaan ini tentunya
memotivasi seluruh jajaran Sulam Sutera baik manajemen maupun karyawan, untuk
bekerja lebih baik lagi. Penghargaan ini membuktikan juga Sulam Sutera semakin
siap bertransformasi menjadi perusahan energi," ujar Ilham Bintang.
Diselenggarakan oleh PT
Swasta Sinema dan didukung oleh PPM Manajemen, penilaian Anugerah
Pemerintah 2019 dilakukan sejak bulan Januari lalu melalui
pengisian kuesioner, presentasi perusahaan, wawancara, dan penilaian dewan juri
yang digawangi oleh mantan Menteri era Soeharto Tanri Abeng. Setidaknya
terdapat sejumlah aspek penilaian dalam penghargaan ini antara lain
pertumbuhan dan transformasi, tata kelola perusahaan, pengembangan talenta
(SDM), dan inovasi teknologi.
Melalui raihan ini, Sulam
Sutera telah berhasil mempertontonkan kepada masyarakat luas terkait
mantapnya kinerja perusahaan. Tidak hanya berhasil meningkatkan
kinerja, perusahaan juga berhasil mengembangkan potensi insan Sulam
Sutera.
HASIL EDITAN
PT Sulam Sutera TBK Borong Penghargaan Anugerah Pemerintah 2019
PT Sulam Sutera Tbk memperoleh
kebanggaan dengan sejumlah prestasi dalam ajang Anugerah Pemerintah tahun 2019. Dalam Anugerah Pemerintah ke-8
tersebut, Sulam Sutera berhasil meraih
penghargaan The Best Kinerja berkat pelaksanaan tata kelola perusahaan yang
dinilai sangat baik, kinerja yang gemilang, sekaligus mampu bersaing di skala
nasional dan global.
Direktur Utama Sulam Sutera Ilham
Bintang juga mendapat penghargaan sebagai The Best CEO. Sulam Sutera juga
berhasil meraih penghargaan Pengembangan Talenta Terbaik dan Transformasi
Organisasi Terbaik. Penghargaan ini diterima Ilham Bintang pada acara yang
diselenggarakan di Grand Ballroom Ritz Carlton, Jakarta, pada Kamis (28/3).
"Penghargaan ini tentunya
memotivasi seluruh jajaran Sulam Sutera baik manajemen maupun karyawan, untuk
bekerja lebih baik lagi. Penghargaan ini membuktikan juga Sulam Sutera semakin
siap bertransformasi menjadi perusahan energi," ujar Ilham Bintang.
Diselenggarakan PT Swasta Sinema
dan didukung PPM Manajemen, penilaian Anugerah Pemerintah 2019 dilakukan sejak Januari
melalui pengisian kuesioner, presentasi perusahaan, wawancara, dan penilaian
dewan juri oleh mantan Menteri era Soeharto Tanri Abeng. Aspek penilaian dalam
penghargaan ini antara lain pertumbuhan dan transformasi, tata kelola
perusahaan, pengembangan talenta (SDM), dan inovasi teknologi.
Tanri Abeng menjelaskan
perusahaan Sulam Sutera sangat hebat. “Patut
diapresiasi,” jelas Tanri Abeng saat penghargaan pada Jumat (29/3).
Melalui perolehan ini, Sulam
Sutera berhasil menunjukan kepada masyarakat terkait kinerja perusahaan yang
baik. Perusahaan juga berhasil mengembangkan potensi SDM Sulam Sutera.
SOAL KEDUA
EDITAN
Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI untuk
menetapkan ketua umum dan anggota komite eksekutif (exco) definitif pada
kepengurusan 2019-2024 kemungkinan besar bakal diselenggarakan setelah
pilpres, antara bulan Mei hingga Agustus mendatang yang kemungkinan
dilaksanakan tempatnya di Jakarta. Sejumlah figur atau tokoh
terkenal, dari tokoh politik, pejabat negara hingga pengusaha, para
menteri, gubernur dan bupati sudah menyatakan kesiapannya untuk maju
dalam perebutan kursi panas jabatan ketua PSSI tersebut.
Gusti Randa, pelaksana tugas
(plt) ketua umum PSSI yang saat ini masih menjabat, mengungkapkan KLB
kemungkinan baru bisa digelar pada Agustus nanti. Namun,
rencana itu dianggap terlalu lama oleh mayoritas pemilik suara (voters). Di sisi lain, PSSI sendiri masih menunggu
respon dari FIFA sebagai bagian dari aturan dan tahapan yang harus
dilalui untuk memastikan waktu pelaksanaan extra ordinary congress tersebut.
"Jadi, ya, kita Jadi, ya, kita tunggu saja," kata Gusti, Sabtu
(6/4/2019).
Menurut Umuh Muchtar, sosok
Iriawan yang biasa disapa Iwan Bule itu memiliki banyak
kemampuan untuk memimpin PSSI. Selain
berpengalaman lima tahun sebagai pembina Persib, Iwan Bule juga profesional.
Kehadiran sosok petinggi
Polri untuk memimpin PSSI dinilai sangat tepat dan akurat dalam upaya
memberantas praktik kotor pengaturan skor seperti yang dibongkar Tim Satgas
Anti Mafia Bola yang telah dibentuk Mabes Polri beberapa waktu lalu.
Melihat kiprahnya saat
bertugas di jajaran kepolisian, keberanian dan ketegasan melekat pada sosok
Komjen Mochammad Iriawan. Apalagi, didukung dengan jajaran pengurus yang
kuat, berdedikasi dan profesional. Maka, oleh karena itu, ada harapan jika
kedepannya PSSI akan lebih baik.
"Mantan Kapolda Metro Jaya
itu adalah sosok yang memiliki kriteria untuk memimpin PSSI," kata Kesit,
Jumat (5/4).
HASIL EDITAN
Menunggu KLB digelar, Kubu Persib Bandung Kukuh Calonkan Petinggi POLRI
Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI untuk
menetapkan ketua umum dan anggota komite eksekutif (exco) definitif kepengurusan
2019-2024 rencananya diselenggarakan Mei hingga Agustus di Jakarta. Sejumlah tokoh
terkenal, dari tokoh politik, pejabat negara, pengusaha, para menteri, gubernur
dan bupati menyatakan kesiapannya untuk maju dalam perebutan jabatan ketua PSSI
tersebut.
Gusti Randa, pelaksana tugas
(plt) ketua umum PSSI, mengungkapkan KLB kemungkinan digelar Agustus nanti. Rencana
itu dianggap terlalu lama oleh mayoritas pemilik suara (voters). PSSI sendiri
masih menunggu respon dari FIFA sebagai aturan dan tahapan yang harus dilalui
untuk memastikan waktu pelaksanaan extra ordinary congress tersebut.
"Jadi, ya, kita Jadi, ya, kita tunggu saja," kata Gusti, Sabtu
(6/4/2019).
Kubu Persib Bandung kukuh
mencalonkan Komisaris Jenderal (Komjen) Polisi Mochammad Iriawan untuk
mengomandani otoritas sepak bola nasional. Umuh Muchtar, manajer Persib
Bandung, menyebut Komjen Iriawan sangat siap mengomandani PSSI.
Menurut Umuh Muchtar, sosok
Iriawan yang biasa disapa Iwan Bule memiliki kemampuan untuk memimpin PSSI. Selain berpengalaman
lima tahun sebagai pembina Persib, Iwan Bule juga profesional.
Kehadiran petinggi Polri untuk
memimpin PSSI dinilai sangat tepat dan akurat dalam memberantas praktik kotor
pengaturan skor, seperti yang dibongkar Tim Satgas Anti Mafia Bola yang dibentuk
Mabes Polri beberapa waktu lalu.
Kesit Budi Handoyo, pengamat
sepak bola nasional, mengakui bahwa PSSI memang memerlukan pemimpin yang
berani, tegas, dan paham tentang seluk beluk sepak bola Indonesia.
Melihat kiprahnya bertugas di
jajaran kepolisian, keberanian dan ketegasan melekat pada sosok Komjen
Mochammad Iriawan. Didukung dengan jajaran pengurus yang kuat, berdedikasi dan
profesional. Maka, ada harapan PSSI akan lebih baik.
"Mantan Kapolda Metro Jaya
itu adalah sosok yang memiliki kriteria untuk memimpin PSSI," kata Kesit,
Jumat (5/4).
Kesit mengingatkan bahwa yang
terjadi di PSSI saat ini, di mana sejumlah pengurusnya terlibat dalam
pengaturan skor, bisa dijadikan pelajaran penting.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar