Aku adalah pantai yang selalu setia menunggu ombak yang
berlarian menjauhiku. Ya, terkadang datang dan berlari pergi. Entah karena kau
sadar akan adanya pantai atau sekedar membasahi pasir ?
Di pagi itu ku tersenyum karena kau datang menyapaku, dengan
nyiur kelapa melambai mengiringimu. Aku senang, sangat senang. Tetapi, kau
pergi kembali hingga aku tak sadar bahwa kau telah datang. Ya benar, kau
datang! Kau meninggalkan bintang laut yang indah ini!
Sudah kesekian kalinya kau begini, sudah kesekian kalinya
juga aku seperti ini. Menunggumu ditepi, memandangmu dikejauhan. Suara deburanmu
saja sudah membuatku senang apalagi jika kau datang dan menetap disini,
denganku.
Ah, tapi itu tidak mungkin! Aku adalah pantai dan kau ombak,
bagaimana bisa kau datang lalu menetap disini bersamaku.
Biar saja kau lakukan tugasmu, dan aku lakukan tugasku. Karena
esok dan seterusnya kau akan selalu pergi setelah mendekat. Jangan takut, kau
tahukan aku adalah pantai ?
Pantai akan selalu menetap disini menunggumu, menjadi
tempat persinggahanmu. Karena aku tahu pada akhirnya, pantailah tempat ombak kembali.
