Kamis, 19 November 2020

Parenting di Tengah Pandemi Covid-19

 

Flyer Talkshow “Happy Parenting di Masa Pandemi Covid-19”, Rabu (11/11).

Media Rakyat Merdeka mengadakan Talkshow, dengan tema “Happy Parenting di Masa Pandemi Covid-19”, Rabu (11/11). Kegiatan tersebut menghadirkan Konselor dan Hipnoterapis Anak, Remaja dan Keluarga, Lusiana Pansilawatiningsih.

Melalui Talkshow tersebut Lusiana Pansilawatiningsih menjelaskan, ditengah pandemi Covid-19 selain tugas domestik orang tua memiliki tantangan serta tanggung jawab yang lebih besar dalam pengawasan terhadap anak khususnya dalam kegiatan sekolah. Oleh karena itu banyak orang tua dan anak mengalami kejenuhan hingga depresif.

Dalam mengatasi hal tersebut orang tua harus mempunyai kesadaran terlebih dahulu mengenai tanggung jawab. Orang tua harus belajar mengenai dirinya sendiri terlebih kesesuaian pola asuh yang dihadirkan kepada anak. 

Konselor dan Hipnoterapis Anak, Remaja dan Keluarga, Lusiana Pansilawatiningsih menjelaskan tentang bagaimana tips parenting di masa pandemi Covid-19, (Rabu/11/11).

Konselor dan Hipnoterapis Anak, Remaja dan Keluarga, Lusiana Pansilawatiningsih, mengatakan, dengan berbagai protokol kesehatan yang ada, orang tua harus memberikan contoh disiplin untuk membangun mindset anak. “Dimulai dari mindset, ketika mindset berubah maka otomatis sikap kita akan berubah, ketika sikap kita berubah maka akan mengubah perilaku kita, ketika mengubah perilaku itu akan menjadi sebuah kebiasaan dan ketika menjadi kebiasaan itu akan menjadi karakter.” Jelasnya.

Pengelolaan emosi yang baik menjadi catatan penting agar tidak terjadi kekerasan dalam rumah tangga baik fisik maupun mental. Salah satu faktor seseorang tidak bisa mengendalikan dirinya adalah tidak mau mengambil kendali tanggung jawab dan hidup. Individu pada umumnya memiliki 4 kebiasaan bersikap yaitu, complain, menyalahkan, menghakimi, kritik.

Dalam Talkshow tersebut, Lusiana Pansilawatiningsih juga mengajak semua orang terlebih untuk para orang tua untuk selalu menebar energi positif.

“Jangan terjebak pada emosi, jangan terjebak pada hal negatif lainnya yang tidak memberdayakan diri, segeralah memberdayakan diri sendiri dan jadilah mercusuar.” Jelasnya.