Kamis, 01 September 2016

Secret Admirer

Ruang itu yang mempertemukan aku denganmu. Awalnya aku menganggap hanya sekedar pertemuan biasa. Tetapi sepertinya aku salah, aku mulai mencari tahu tentang dirimu bahkan semua tentangmu layaknya seorang FBI.

Ada apa denganku?

Ah, mungkin hanya sesaat. Kepo dengan orang yang baru kita kenal biasa bukan? Toh, bukan hanya aku yang tertarik tentang dirimu, teman-temanku pun begitu.
Semakin lama rasa ingin tahuku semakin besar, apalagi sejak aku menyimpan nomor handphonemu dan mengikuti akun sosial media milikmu. Terkadang aku berpikir, untuk apa aku lakukan semua ini? Mungkin dia tidak mengenalku, tapi kenapa aku tetap memperhatikannya? Memperhatikan dari jarak berbeda.

Senyumku mengembang saat melihat semua foto-fotomu, tak jarang aku menyumbangkan tawa kecil pada banyolan yang kamu tuangkan di salah satu akunmu. Tak jarang pula aku sedikit kesal dengan beberapa wanita yang dekat denganmu. Membaca setiap komentar kalian yang saling berbalas, hmm…tapi mungkin lebih tepatnya aku iri dengan mereka. Jiwa detektifku terpanggil untuk mencari tahu apa kau ada hubungan dengan salah satu dari mereka.

Sampai pada akhirnya, aku tahu bahwa wanita itu baru saja memiliki kekasih. Ya, entah kenapa aku lega saat mengetahui itu. Tapi, sejak saat itu aku melihat ada perubahan didirimu. Memang aku tidak langsung mengenalmu, sok tahu rasanya kalau aku mengatakan kau berubah. Tapi aku merasakannya! Dari setiap postingan yang kau lontarkan, aku melihat ada kekecewaan dalam dirimu. Semenjak itu kau sering menulis komentar pada postingan teman wanitamu itu yang berkesan ambigu.

Kau menyukainya! Ya, kau tertarik padanya. Kau tidak pernah mengatakannya, tapi lagi-lagi aku bisa merasakannya. Ingin rasanya aku bertanya mengenai dirimu, ada apa denganmu, tapi aku tidak berani. Entah kenapa mulutku seakan terkunci, tidak ada keberanian. Walaupun aku kenal dengan salah satu dari orang yang kau kenal. Andai saja kau tahu disini ada seseorang yang mengagumimu, disini ada seseorang yang selalu memperhatikanmu, berharap suatu saat kita bisa berjabat tangan dan mengenal satu sama lain dengan lebih baik.

Ya, aku berbeda dengan mereka yang nyata, aku dan mereka adalah dua dunia yang berbeda. Mereka dunia nyata dan aku dunia maya. Tapi kau tidak perlu khawatir aku mengagumimu di dunia nyata maupun dunia maya. Aku yakin suatu saat kita akan bertemu lagi, aku hanya menunggu waktu untuk menjemputku menemui dirimu. Dan saat itu tiba, kita bisa memulai perkenalan kita. Ya, perkenalan kita. 
“ aku secret admiremu”



Tidak ada komentar:

Posting Komentar