Ruang itu yang mempertemukan aku denganmu. Awalnya aku menganggap hanya sekedar pertemuan biasa. Tetapi sepertinya aku salah, aku mulai mencari tahu tentang dirimu bahkan semua tentangmu layaknya seorang FBI.
Ada apa denganku?
Ah, mungkin hanya sesaat. Kepo dengan
orang yang baru kita kenal biasa bukan? Toh,
bukan hanya aku yang tertarik tentang dirimu, teman-temanku pun begitu.
Semakin lama rasa ingin tahuku semakin besar, apalagi sejak
aku menyimpan nomor handphonemu dan
mengikuti akun sosial media milikmu. Terkadang aku berpikir, untuk apa aku
lakukan semua ini? Mungkin dia tidak mengenalku, tapi kenapa aku tetap
memperhatikannya? Memperhatikan dari jarak berbeda.
Senyumku mengembang saat melihat semua foto-fotomu, tak
jarang aku menyumbangkan tawa kecil pada banyolan yang kamu tuangkan di salah
satu akunmu. Tak jarang pula aku sedikit kesal dengan beberapa wanita yang
dekat denganmu. Membaca setiap komentar kalian yang saling berbalas, hmm…tapi
mungkin lebih tepatnya aku iri dengan mereka. Jiwa detektifku terpanggil untuk
mencari tahu apa kau ada hubungan dengan salah satu dari mereka.
Sampai pada akhirnya, aku tahu bahwa wanita itu baru saja
memiliki kekasih. Ya, entah kenapa aku lega saat mengetahui itu. Tapi, sejak
saat itu aku melihat ada perubahan didirimu. Memang aku tidak langsung
mengenalmu, sok tahu rasanya kalau aku mengatakan kau berubah. Tapi aku
merasakannya! Dari setiap postingan yang kau lontarkan, aku melihat ada
kekecewaan dalam dirimu. Semenjak itu kau sering menulis komentar pada
postingan teman wanitamu itu yang berkesan ambigu.
Kau menyukainya! Ya, kau tertarik padanya. Kau tidak pernah
mengatakannya, tapi lagi-lagi aku bisa merasakannya. Ingin rasanya aku bertanya
mengenai dirimu, ada apa denganmu, tapi aku tidak berani. Entah kenapa mulutku
seakan terkunci, tidak ada keberanian. Walaupun aku kenal dengan salah satu
dari orang yang kau kenal. Andai saja kau tahu disini ada seseorang yang
mengagumimu, disini ada seseorang yang selalu memperhatikanmu, berharap suatu saat
kita bisa berjabat tangan dan mengenal satu sama lain dengan lebih baik.
Ya, aku berbeda dengan mereka yang nyata, aku dan mereka
adalah dua dunia yang berbeda. Mereka dunia nyata dan aku dunia maya. Tapi kau
tidak perlu khawatir aku mengagumimu di dunia nyata maupun dunia maya. Aku yakin
suatu saat kita akan bertemu lagi, aku hanya menunggu waktu untuk menjemputku
menemui dirimu. Dan saat itu tiba, kita bisa memulai perkenalan kita. Ya,
perkenalan kita.
“ aku secret admiremu”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar